Cara Membuat Lem Wallapaper Dinding
Wallpaper dinding yang kaya akan motif, warna dan tekstur terbukti dapat menggubah suasana ruangdalam sekejap. Jika Anda ingin mengaplikasikan wallpaper pada salah satu bidang dinding ruangan, maka Anda tak perlu khawatir kerepotan dalam pemasangan. Memasang wallpaper dinding ternyata mudah dan dapat dilakukan sendiri. Untuk merekatkan wallpaper pada dinding, Anda membutuhkan lem perekat khusus wallpaper dinding. Lem ini banyak tersedia di toko wallpaper atau toko bahan bangunan tertentu. Lem yang digunakan khusus sebgai perekat untuk wallpaper dinding berbentuk serbuk putih yang terbuat dari serat kayu khusus yang diolah dengan teknologi tinggi. Merek lem wallpaper dinding yang sering digunakan adalah Wallpak dan Greatwall. Lem ini cukup kuat untuk merekatkan wallpaper pada dinding tembok plasteran, gypsum maupun dinding tripleks. Lem wallpaper yang dijual di pasaran ini diproduksi dengan cukup baik sehingga aman dan tidak mempengaruhi warna wallpaper dinding. Selain itu, lem ini tak berbau sehingga aman bagi kesehatan serta ramah lingkungan.
Karena pada umumnya dijual dalam bentuk serbuk, maka untuk dapat digunakan sebagai perekat, maka lem tersebut haruslah diolah terlebih dahulu. Langkah pertama adalah siapkan ember tak terpakai dan gagang kayu atau plastik untuk mengaduk lem. Setelah itu lem dicampur dengan air ledeng bersih sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan lem serbuk tersebut.
Adapun cara penggunaannya sebagaimana tertera dalam kemasan salah satu merek lem wallpaper adalah sebagai berikut:
Untuk penggunaan pada wallpaper ringan, campurkan 1 bungkus lem serbuk (125 gram) dengan air 12 Liter. Pemakaian untuk luas pasang 70 m2.
Untuk penggunaan pada wallpaper normal campurkan 1 bungkus lem serbuk (125 gram) dengan air 10 Liter. Pemakaian untuk luas pasang 55 m2.
Untuk penggunaan pada wallpaper berat, campurkan 1 bungkus lem serbuk (125 gram) dengan air 8 Liter. Pemakaian untuk luas pasang 45 m2.
Taburkan serbuk lem sedikit demi sedikit ke dalam ember yang berisi air sambil diaduk dengan cepat menggunakan kuas atau gagang kayu. Setelah itu, adonan lem diaduk hingga tercampur dengan baik dan mengental.
Untuk membuat adonan lem yang kental, kurangi campuran airnya, demikian sebaliknya jika menginginkan adonan lem yang sedikit encer, maka tambahkan sedikit campuran airnya.
Setelah adonan lem tercampur rata, biarkanlah selama 10 menit sebelum lem tersebut digunakan. Lem yang kuat, lama, dan ramah lingkungan tersebut dapat digunakan untuk semua bahan wallpaper dinding maupun border wallpaper.
Dalam satu hari umumnya lem wallpaper ini sudah mengering dan benar-benar sempurna merekatkan kertas wallpaper dengan bidang tembok. Jika lem wallpaper meluber dan menempel pada kusen jendela atau pintu atau menetes di lantai, maka segeralah hapus/ bersihkan sisa-lem tersebut dengan kain kering.
Mengapa sebaiknya menggunakan lem khusus wallpaper? Dapatkah menggunakan lem putih atau lem lainnya? Lem khusus perekat wallpaper ini memang khusus diciptakan untuk merekatkan wallpaper pada bidang dinding. Lem tersebut memiliki karakteristik yang tak cepat kering sehingga wallpaper yang akan direkatkan masih dapat digeser-geser untuk menyesuaikan motif. Ini sangat dibutuhkan karena pada praktiknya, memasang wallpaper harus menyesuaikan agar motif tersambung sempurna.
Demikianlah tips ‘n tricks singkat mengenai bagaimana membuat larutan lem wallpaper dinding. Sebelum memasang wallpaper dinding, pastikan peralatan lain seperti meteran, cutter, busa dan kape khusus untuk memasang wallpaper telah disiapkan agar proses pemasangan wallpaper dinding berjalan lancar. Semoga bermanfaat!
Sumber : http://wallpaperbagus.co.id/article/view/35-cara-mudah-membuat-lem-wallpaper-tips-n-tricks
Saya mau tanya apakah penempelan wallpaper di kapal baja sama kapal kayu caranya sama mohon di jelas kan
BalasHapusTentu berbeda,itu dikarenakan media tempelnya juga berbeda.Untuk kapal baja media penempelannya mungkin bisa disiasati
HapusUntuk persaratan penempelan wallpaper apakah ada sarat khusus yg harus diperhatikan ..?
BalasHapusTentu pak, terutama pada media yang akan ditempeli.Medisnya harus bersih dan rata
HapusBagaimana sih spesifikasi wallpaper yang tergolong berat, ringan sedang itu? Mohon dijelaskan
BalasHapusIyah terima kasih untuk ghazian yang sudah bertanya.untuk penggolongan wallpaper bisa dilihat dari spesifikasinya. Misalnya
Hapus1-wallpaper standar ukuran Panjang 10m L.50cm
berat 2 kg kurang lebih
2-wallpaper dinding sedang ukuran panjang 10meter lebar 70cm
berat 3-4 kg kurang lebih
2- wallpaper dinding ukuran besarPanjang 15 m lebar 1m
berat 5-6 kg kurang lebih
Materinya bagus . dan saya bertanya , jika kita tidak menggunakan lagi wallpapaer ingin mengganti wallpaper baru apakah disaat pelepasan wallpaper nanti sebagian ada yang masih menempel didinding?????
BalasHapusUntuk wallpaper.nya bisa terkelupas semua.... Yang tersisa mungkin hanya lapisan lem yang sudah mengering saja
Hapusharga perbungkus dipasaran berapa ya gan?
BalasHapusHarganya bergantung pada merk dan toko masing masing... Biasanya berkisar antara Rp18.000-Rp30.000
Hapusterimakasih atas sharing ilmunya
BalasHapusLem nya khusus apa pakek lem biasa
BalasHapusUntuk lem nya tentu saja menggunakan lem khusus wallpaper
HapusPermisi boslur, bagaimana jika media perekatnya menggunakan lem kuning? Apakah bisa?
BalasHapusBisa mas fernando,tapi lem kuning jarang digunakan untuk perekat wallpaper dikarenakan tekstur lem kuning lebih kental dan sulit untuk mengaplikasikan nya. Selain itu resiko menggunakan lem kuning juga lebih besar, karena jika wallpaper sudah teranjur menempel akan sulit untuk melepasnya kembali
HapusTerima kasih untuk pertanyaannya :)
Terimakasih atas informasinya. Bagaimana cara mengatasi wallpaper yang menggelembung saat telah di pasang?
BalasHapusCara bisa dengan menusuk bagian gelembung dengan ditekan perlahan atau bisa menggunakan cara penyuntikan lem ke area gelembung dengan alat suntik
HapusTerimakasih blog nya sangat menarik dan befmanfaat
BalasHapusBagaimana cara memilih kertas wallpaper yang bagus dan tidak mudah robek dan bagaimana cirinya tersebut...
BalasHapusPada dasarnya semua wallpaper tidak mudah robek saat dipasang, yang mempengaruhi kualitas wallpaper adalah dinding yang akan ditempeli wallpaper dan tempat pemasangan seperti area koridor atau area tangga pilihlah wallpaper yang berjenis fabrick backing atau non woven backing karena kuat dan tidak mudah robek.
Hapusapakah wallpaper yang menggelembung setelah terpasang berpengaruh dalam bidang interior kapal? , kalau iya, bagaimana cara memperbaikinya bray?..
BalasHapusTentu saja mempengaruhi karena bisa mengurangi keindahan dalam ruangan.Cara memperbaikinya bisa dengan ditusuk dengan jarum lalu ditekan perlahan atau dengan sedikit di robek menggunakan cutter lalu diisi lem kembali
Hapusinfonya sangat membantu. saya mau tanya berapa ketebalan wallpaper.dan cara memilih wallpaper yang baik.
BalasHapusMenurut sepengetahuan saya tebal wallpaper berkisar antara 1mm-2mm.Untuk pemilihan wallpaper yang baik bergantung dimana area pemasangannya misalnya area koridor atau area tangga pilihlah wallpaper yang berjenis fabrick backing atau non woven backing karena kuat dan tidak mudah robek.
HapusMenurut anda Lebih mudah mana saat dipasang dirumah, apakah langsung di tembok atau di lapisi papan dahulu??
BalasHapusMenurut saya lebih mudah dipasang di rumah,dikarenakan sangat minim bidang penempelan yang miring atau tidak simetris
Hapusterimah kasih atas infonya
BalasHapusJika kita mau melepas wallpaper yang lama apa bahan dan alat yang di gunakan?
BalasHapusBisa menggunakan alat kapi untuk mengelupas wallpaper dan disemprotkan air untuk mempermudah pengelupasan
Hapusterima kasih infonya sangat membantu sekali
BalasHapusinformasinya bermanfaat sekali, trma kshh
BalasHapusTerima kasih untuk informasinya
BalasHapusUntuk lem apakah bisa di simpan atau langsung sekali pakai ?
BalasHapusSaya rasa apabila lem digunakan masih tersisa,tidak bisa digunakan kembali karena lama kelamaan lem tersebut bisa menjadi encer
Hapusbagaimana solusi untuk mengatasi walpapr yang sudah terpasang tapi tidak rata?
BalasHapusUntuk cara memasang wallpaper bisa dilihat pada artikel satunya
Hapuscara mengechek dinding seperti kelembabannya itu menggunakan apa ? dan untuk dinding yang lembab menggunakan lem yang seperti apa ? mohon pencerahannya gan.......terima kasih......
BalasHapusKondisi dinding yang lembab dan dinding kering memang berbeda dan bisa kita lihat dengan mata. Dinding yang kering memiliki permukaan yang lebih terang , sedangkan untuk dinding yang lembab terlihat lebih gelap karena di dalamnya memiliki kandungan air yang belum mengering.
Hapus1.Menggunakan Kertas Alumunium Foil
Untuk pengecekan kelembaban dinding dengan menggunakan alumunium sangat mudah dan bisa anda terapkan. Cukup menyediakan alumunium dengan ukuran 20 cm x 20 cm. setelah alumunium foil anda miliki dengan ukuran tersebut anda bisa menempelkannya pada dinding yang akan di cek kelembabannya, kemudian anda lakban dan diamkan selama 24 jam. Jika sudah 24 jam atau satu hari anda bisa membuka lakban dan melihat permukaan dinding, jika masih berembun dan basah berarti dinding belum kering sempurna.
2.Menggunakan Alat Moisture Meter
Untuk mengecek kelembaban dinding dengan mudah anda bisa menggunakan alat ukur digital Moisture Meter yang akan menegtahui kelembaban yang dimiliki oleh dinding. Cara penggunaannya dengan cara menusuk tembok dan alat ini akan memberikan infomasi mengenai kada air yang dimiliki oleh dinding. Moisture Meter juga bisa di gunakan untuk mengecek kelembaban yang dimiliki oleh kayu pada furniture yang anda miliki.
Dan untuk lem yang digunakan, pada dasarnya dinding harus kering terlebih dahulu jika tidak maka wallpaper akan mudah terkelupas
Terimakasih infonya
BalasHapusMenarik min infonya..
BalasHapus